
Karawang — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Telukjambe Timur menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada Sabtu (31/1/2026), bertempat di Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Kegiatan ini menjadi DPC pertama dari total 30 DPC PKS se-Kabupaten Karawang yang melaksanakan Rakercab tahun 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD PKS Karawang, Adin Jaelani Sopian, S.E., M.E., serta Ketua DPC PKS Telukjambe Timur, H. Handriyanto, S.T., bersama jajaran pengurus dan kader PKS setempat.
Dalam sambutannya, Adin Jaelani menegaskan bahwa Rakercab merupakan bagian penting dari sistem perencanaan program PKS yang terstruktur dan berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga ke akar rumput. Menurutnya, Rakercab menjadi wadah strategis untuk membahas, menyelaraskan, dan mematangkan program kerja agar sejalan dengan arah kebijakan partai.
“DPC Telukjambe Timur menjadi pelopor Rakercab tahun ini. Ini menunjukkan keseriusan kader dalam membangun perencanaan yang matang dan berdampak,” ujar Adin Jaelani.
Ia juga menyampaikan target DPD PKS Karawang untuk melahirkan 10 DPC Mandiri sebagai bagian dari penguatan struktur dan kemandirian organisasi. Adin Jaelani menambahkan, berdasarkan hasil survei, PKS dinilai sebagai partai dengan manajemen, ideologi, dan militansi kader yang kuat, meskipun di sisi lain tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik secara umum masih tergolong rendah.
“Karena itu, saat kunjungan ke KPU Karawang, PKS diminta menjadi pionir dalam memberikan literasi demokrasi kepada masyarakat. Ini adalah amanah yang harus kita jalankan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua DPD PKS Karawang menegaskan fokus program PKS pada K2P2, yakni kader dan kaderisasi serta pelayanan publik. Ia menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh kader. Pertama, pentingnya perbaikan dan pemutakhiran data kader secara berjenjang, mulai dari pelopor, penggerak, hingga pemula, sebagai dasar pemetaan program dakwah dan pelayanan.
Kedua, Adin Jaelani menekankan penguatan kolaborasi, khususnya dengan anggota legislatif PKS. Ia menyampaikan bahwa hasil Raker Fraksi PKS telah menginstruksikan agar mulai tahun 2027 setiap DPC mendapatkan alokasi aspirasi dengan nilai yang memadai, serta membuka akses program bagi anggota DPRD provinsi. Selain itu, ia menyoroti pentingnya perhatian terhadap perbaikan ekonomi kader, mengingat sebagian kader PKS masih berada dalam kategori mustahik, serta memastikan seluruh kader memiliki jaminan kesehatan melalui BPJS atau program UHC.
Ketiga, Adin Jaelani mengajak seluruh kader untuk istiqamah dan menjaga semangat perjuangan, tidak pasif melihat kader lain bekerja, serta mampu merealisasikan program-program turunan secara nyata di tengah masyarakat.
Rakercab DPC Telukjambe Timur ini diharapkan menjadi contoh bagi DPC lainnya di Kabupaten Karawang dalam menyusun program kerja yang terencana, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan kader serta pelayanan masyarakat secara berkelanjutan.




