Karawang, Februari 2026 – DPD PKS Kabupaten Karawang melalui Bidang Petani, Peternak dan Nelayan menggelar Gebyar Pasar Tani 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong lahirnya generasi petani muda yang mandiri dan berdaya saing.
Ketua DPD PKS Karawang, Adin Jaelani Sopian, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bazar atau agenda seremonial, melainkan bagian dari gerakan membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan.
“Petani adalah pilar utama ketahanan pangan. Namun, regenerasi petani menjadi tantangan serius. Pasar Tani ini kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi antara petani, UMKM, dan masyarakat, sekaligus membangkitkan kebanggaan generasi muda terhadap sektor pertanian,” ujarnya.
A. Membangun Ekosistem, Bukan Sekadar Event
Gebyar Pasar Tani dirancang bukan hanya sebagai ajang transaksi antara petani dan konsumen, tetapi juga sebagai media promosi produk pertanian lokal serta wadah memperkuat komunitas UMKM berbasis pertanian.
Melalui konsep kegiatan yang edukatif dan rekreatif, seperti senam bersama dan bazar produk tani, PKS Karawang berupaya mendekatkan sektor pertanian kepada masyarakat luas, khususnya kalangan milenial.
B. Strategi Menarik Petani Milenial
PKS Karawang memandang pertanian sebagai sektor masa depan yang perlu dikelola secara modern dan profesional. Untuk itu, ke depan akan dikembangkan sejumlah program pendukung, antara lain:
– Pelatihan digital farming dan pemanfaatan teknologi pertanian
– Edukasi pemasaran online dan branding produk tani
– Pelatihan manajemen usaha tani dan kewirausahaan pertanian
– Pembentukan komunitas petani milenial di tingkat kecamatan
Menurut Adin, sektor pertanian perlu direbranding sebagai bidang yang menjanjikan secara ekonomi dan memiliki nilai bisnis tinggi.
“Kita ingin anak muda melihat pertanian bukan sebagai pilihan terakhir, tetapi sebagai peluang usaha yang modern, produktif, dan membanggakan,” tegasnya.
C. Target Jangka Panjang
Melalui Gebyar Pasar Tani 2026, PKS Karawang menargetkan lahirnya petani muda yang mandiri dan berdaya saing, memperpendek rantai distribusi hasil pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Barat, Karawang dinilai harus tidak hanya kuat dalam produksi, tetapi juga unggul dalam regenerasi dan inovasi sektor pertanian.
“Dari sawah inilah kehidupan masyarakat berjalan. Ketahanan pangan bukan sekadar isu ekonomi, tetapi soal masa depan daerah dan bangsa. Kami ingin Pasar Tani menjadi gerakan bersama, bukan kegiatan sesaat,” tutup Adin.
DPD PKS Karawang mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan mendukung produk pertanian lokal dalam kegiatan Gebyar Pasar Tani 2026.




