
[Karawang, April 2026]
Pada momentum halalbihalal, komitmen memperkuat pelayanan kepada masyarakat kembali ditegaskan oleh para anggota legislatif PKS melalui penguatan sinergi lintas level dan optimalisasi infrastruktur digital sebagai etalase kinerja.
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPR RI: H. Jalal Abdul Nasir, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat: H. Budiwanto, serta jajaran Anggota DPRD Kabupaten Karawang, diantaranya: Apt. Mumun Maemunah, S.Si., M.Farm, H. Imron Choeru, H. Tatang Taufik, H. Rusli HN, S.E, dan Sugih Lakasana Futra.
Pada suasana silaturahim yang hangat, forum ini sekaligus menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat pola kerja kolaboratif antarlegislatif dari tingkat pusat hingga daerah. Sinergi ini diyakini mampu mempercepat realisasi program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Anggota DPR RI, H. Jalal Abdul Nasir menyampaikan bahwa kerja advokasi harus dilakukan secara terintegrasi.
“Setiap aspirasi masyarakat harus dikawal dengan sistem yang terhubung dari pusat hingga daerah, sehingga menghasilkan solusi yang konkret dan berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Budiwanto, menekankan pentingnya peran provinsi sebagai penghubung antara program pusat dan kebutuhan daerah agar pembangunan berjalan lebih efektif dan merata.
Dari tingkat kabupaten, Ketua Fraksi PKS DPRD Karawang, Mumun Maemunah menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemetaan kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Dengan sinergi lintas level, aspirasi masyarakat bisa diarahkan sesuai kewenangannya, sehingga lebih tepat sasaran dan berdampak nyata,” ungkapnya.
Arahan Ketua DPD: Kerja Harus Terlihat dan Terasa
Ketua DPD PKS Karawang, Adin Jaelani, S.E., M.E, dalam arahannya menegaskan bahwa kerja-kerja pelayanan tidak cukup hanya dilakukan, tetapi juga harus dikomunikasikan dengan baik kepada publik.
“Kerja nyata jika tidak dipublikasikan, maka akan dianggap tidak ada oleh masyarakat. Karena itu, setiap anggota dewan harus mampu menjadikan media sosial sebagai etalase kinerja dan sarana membangun kepercayaan publik,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar seluruh aleg membangun infrastruktur digital yang kuat, mulai dari pengelolaan konten, tim media, hingga database aspirasi masyarakat sebagai bagian dari strategi pelayanan dan pemenangan ke depan.
Taujih: Penguatan Niat dan Spirit Perjuangan
Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Eka Hardiana menyampaikan taujih (penguatan ruhiyah) kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan bahwa setiap amanah yang diemban adalah bentuk ibadah dan perjuangan di jalan Allah.
“Jabatan ini bukan sekadar posisi, tetapi amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban. Maka luruskan niat, kuatkan keikhlasan, dan jadikan setiap pelayanan kepada rakyat sebagai ladang amal,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan (i’dad) dalam berbagai aspek, termasuk kesiapan ilmu, strategi, dan sarana, sebagai bagian dari ikhtiar memenangkan hati rakyat dengan cara yang diridhai Allah SWT.
Optimisme Pelayanan yang Lebih Kuat
Dengan momentum Halal bi Halal ini, penguatan sinergi, dukungan sistem digital yang terstruktur, serta landasan spiritual yang kokoh diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Karawang.




