
Karawang — DPD PKS Kabupaten Karawang menggelar agenda Konsolidasi DPC Telukjambe Timur pada Rabu (6/5/2026) di Warung Desa, Jalan Ronggo Waluyo, Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur. Kegiatan yang berlangsung pukul 16.30 hingga 19.00 WIB itu menjadi bagian dari rangkaian roadshow Ketua DPD PKS Karawang untuk memperkuat komunikasi dan soliditas struktur partai hingga tingkat bawah.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC, para Ketua DPRa se-Telukjambe Timur, serta pengurus bidang kaderisasi dan pembinaan partai. Dalam forum tersebut, Ketua DPD PKS Karawang menegaskan bahwa agenda roadshow dilakukan untuk mendekatkan pengurus DPD dengan struktur di tingkat kecamatan dan desa, sekaligus menyerap aspirasi serta harapan para kader terhadap arah perjuangan partai ke depan.
Menurutnya, secara struktur dan program kerja, PKS telah memiliki sistem yang tertata mulai dari tingkat pusat hingga daerah melalui hasil Munas, Muswil, Rakernas, hingga Rakerda. Namun saat ini, fokus utama partai diarahkan pada penguatan program strategis K2P2, yaitu kaderisasi dan pelayanan publik.
Dalam paparannya, Ketua DPD menyoroti pentingnya pembinaan kader melalui kegiatan UPA atau liqo. Berdasarkan data internal yang dihimpun, sebagian besar pengurus DPRa di Telukjambe Timur telah bergabung lebih dari 15 tahun, namun masih banyak yang belum aktif mengikuti pembinaan rutin partai.
“Pembinaan menjadi ruh utama dalam perjalanan kader di PKS. Melalui UPA, kader akan memahami visi besar perjuangan partai dan merasakan nilai-nilai pembinaan yang membedakan PKS dengan partai lain,” ujarnya.
Selain penguatan kaderisasi, DPD PKS Karawang juga menekankan pentingnya pendataan kader secara terstruktur hingga tingkat DPRa, korwe, saksi, dan komunitas basis lainnya. Data tersebut dinilai penting untuk mengetahui kekuatan organisasi sekaligus menjadi dasar strategi pengembangan kader dan pemenangan politik di masa mendatang.
Pada aspek pelayanan publik, Ketua DPD meminta seluruh DPC dan DPRa memperkuat sinergi dengan anggota legislatif PKS, khususnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan penyerapan aspirasi masyarakat dan menghadirkan pelayanan yang lebih nyata di tengah warga.
Ia juga menegaskan bahwa anggota dewan harus aktif merespons komunikasi dari struktur partai dan hadir di tengah masyarakat sebagai representasi wajah partai politik. Menurutnya, keberadaan pejabat publik PKS harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran.
Selain itu, struktur DPC dan DPRa juga didorong aktif membangun komunikasi dengan kepala desa, lurah, hingga tokoh masyarakat setempat. Momentum tersebut dinilai penting untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus mempersiapkan kader-kader potensial menghadapi kontestasi politik di tingkat desa.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPD juga mendorong DPC Telukjambe Timur menjadi salah satu DPC mandiri yang memiliki kantor sekretariat sendiri. Menurutnya, kemandirian struktur menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan, kaderisasi, dan konsolidasi organisasi secara berkelanjutan.
Kegiatan konsolidasi berlangsung hangat dan interaktif dengan berbagai masukan dari pengurus DPC dan DPRa terkait penguatan organisasi, pelayanan masyarakat, hingga strategi pengembangan kader di wilayah Telukjambe Timur.



